Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Struktur

Bahan Pembentuk Beton Bertulang

  Jenis Semen dan Agregat Beton merupakan material yang digunakan untuk konstruksi bangunan dan infrastruktur yang biasa dijumpai di Negara Indonesia. Beton merupakan material buatan manusia yang terdiri dari beberapa elemen; air, semen, agregat kasar, dan agregat halus. Agregat kasar adalah kerikil atau batuan dengan diameter kurang dari sama dengan 38,1 mm (1,5 inci) dan agregat halus adalah pasir. Air sebagai media pembantu perekatan yang terjadi antara semen sebagai bahan perekat dan elemen agregat-agregat yang ada. Semen dapat dibagi menjadi dua macam yaitu semen hidrolis dan semen non-hidrolis: Semen Hidrolis: ·         Mengeras saat bereaksi dengan air ·         Tahan terhadap air setelah mengeras ·         Tidak larut dalam air setelah mengeras ·         Contoh: Semen alumina, semen portland, dan lainnya.   Semen Non-Hidrolis: ·         Mengeras tanpa mel...

Identifikasi Struktur

Struktur adalah sebuah rangkaian yang terdiri dari balok-balok atau elemen objek lainnya dengan perletakkannya. Elemen balok merupakan elemen yang bertugs menerima beban dan perletakkan memberikan reaksi untuk menstabilkan sruktur terhadap beban. Perletakkan merupakan hal yang harus diperhatikan dalam suatu struktur karena menentukan kestabilan struktur itu sendiri, selain dari itu macam-macam dari perletakkan memberikan gaya reaksi yang berbeda-beda juga. Macam-macam perletakkan: 1.       Rol, bisa bereaksi akibat beban vertikal saja Gambar 1 Ilustrasi Rol (Sumber : Sructural Analysis 8th Edition, R. C. Hibbeler ) 2.       Sendi, bisa bereaksi akibat beban vertikal dan horizontal Gambar 2 Ilustrasi Sendi (Sumber : Sructural Analysis 8th Edition, R. C. Hibbeler )   3.       Jepit, bisa bereaksi akibat beban vertikal, beban horizontal,...

Rekayasa Struktur

 Salah satu bidang konsentrasi atau sub-bidang dari teknik sipil adalah teknik struktur, insinyur-insinyur teknik sipil yang mendalami bidang konsentrasi ini pada pekerjaan atau pada studi lanjut (magister aau doktoral setelah sarjana teknik sipil) sering disebut dengan sebutan Sructural Engineer . Teknik struktur ini seperti menjadi bagian penting dari teknik sipil karena hampir seluruh pekerjaan teknik sipil membutuhkan teknik sruktur. Teknik struktur ini seringkali identik dengan rumah sederhana, rumah toko, atau gedung namun sebenarnya teknik struktur juga dibutuhkan untuk desain jembatan, bendungan, dinding penahan tanah, dan lain-lain. Walaupun desain awal jembatan membutuhkan kajian dari sub-bidang transportasi, desain awal bendungan membutuhkan kajian dari sub-bidang sumber daya air, dan desain awal dinding penahan tanah membutuhkan kajian dari sub-bidang geoteknik namun pada hampir semua sub-bidang teknik sipil membutuhkan teknik struktur untuk merealisasikannya. Di d...